Tampilkan postingan dengan label Puitis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puitis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2019

Apa Kau Tahu Bagaimana Semesta Bekerja?

Hei, aku ingin bertanya.
Apa kau tau bagaimana semesta berkerja dalam mempertemukan dua insan yang sama-sama sedang membutuhkan cinta?
Maksudku, bagaimana semesta bisa sehebat itu?
Ia seakan telah berhasil mempertemukan jutaan insan yang sama-sama sedang terluka, atau insan yang sama-sama sedang penuh kekosongan dan mencari cinta.
Ia pertemukan mereka dalam lokasi yang tak diduga, pun dalam waktu yang tak disangka-sangka.
Lalu entah bagaimana alurnya, kedua insan tersebut bisa menjelma saling menyimpan rasa.
Lalu salah satu dari mereka harus mengalah, membuang jauh-jauh gengsi dan rasa malunya,
Mengungkapkan yang sebenar-benarnya, lalu dengan penuh rasa takut menunggu jawabannya.
Lalu, seperti pasangan pada umumnya.
Mereka berada di titik euforia.
Semua terasa bahagia, tak ada celah ketidak sempurnaan dari pasangan nya.
Lalu mereka menebar kebahagiaan disemua sosial media, menunjukkan pada dunia bahwa mereka bahagia, atau sekedar ingin dunia tahu siapa orang beruntung yang berhasil memilikinya.
Dari ribuan pemirsa, mungkin ada satu atau dua yang patah hatinya.
Orang yang tak pernah kau tau bahwa namamu sudah lama tersimpan dihatinya.
Tenang, kau tak salah.
Tak akan ada satu keputusan yang bisa membahagiakan semua pihak.
Karena bahagia dan sedih, adalah tanggung jawab masing-masing.
Tanggung jawabmu kini hanyalah membahagiakan dirimu, dan memperjuangkan keputusanmu.

Jumat, 06 September 2019

Selamat Berbahagia :)

Dan hari itu tiba,
Hari yang sejak dulu ku tau pasti akan datang masanya,
Dimana kau akan mendapatkan alasanmu bahagia dari penantian panjang yang tak pernah bisa kutebak kapan waktunya.
Dan ternyata, sekaranglah waktunya.

Aku turut senang melihatmu bahagia,
Biasanya aku jarang sekali menemukan senyum mu dalam setiap fotomu,
Kini hampir semua foto kutemukan senyum lepasmu.
Tanpa basa basi aku langsung mencari tahu wanita mana yang bisa sebegitu beruntungnya untuk mendapatkanmu,
Lalu aku bergumam dalam hati "Ah, pantas saja. Wanita ini sempurna. Sepertinya mereka memang saling beruntung untuk memiliki satu sama lain."
Aku kembali senang, kau tidak jatuh di tangan orang yang salah.
Melihat perkembangan hubunganmu dari sosial media,
Melihat bahwa dia memperhatikanmu sebegitunya,
Melihat aura bahagia dari setiap foto yang kalian unggah,
Melihat kau sudah tak lagi terjebak dalam luka yang menikammu tajam pada dahulu kala.
Mungkin ini adalah buah manis dari penantianmu yang tak pernah terburu-buru dalam mencinta.
Aku hanya berharap, semoga dia adalah akhir dari segala pencarianmu.
Semoga ia yang berakhir menjadi teman suka dukamu dalam petualangan dunia.
Entahlah, aku sudah merasa bahagia saat melihatmu bahagia.
Mungkin karena aku terlalu menyelam dalam cerita lampaumu tentang duka dan luka.
Atau mungkin ini empati karena aku pernah berulang kali jatuh dalam perasaan yang sama?

Intinya, selamat berbahagia.
-Dari aku yang dulu sempat mencinta tanpa pernah berkata-

Minggu, 01 September 2019

Mencintai dalam Diam



mereka bilang, orang yang mencintai dalam diam adalah seorang pecundang.
pecundang yang gak punya keberanian untuk mengungkapkan perasaan.
tanpa mereka tau, kalo setiap orang pasti punya alasan untuk menahan diri agar tidak mengungkapkan nya.
sebagian menunggu waktu yang tepat, 
sebagian menunggu lampu hijaunya, 
dan sebagian laginya punya keberanian, namun pesimis untuk mendengar jawaban nya.
percayalah,
apapun jawaban nya, bagaimanapun akhirnya,
mengungkapkan akan membuat mu lega,
menghilangkan rasa ganjal yang menetap sekian lama.
jika ia menolak atau menerima, apakah itu masih menjadi masalah? 
setidaknya hati mu sudah tak memikul lebam yang terlalu banyak kadarnya,
biarkan hatimu kembali bernafas seperti biasa,
tanpa terlalu banyak harapan yang menghimpit kebebasan nya.

Sabtu, 29 Juli 2017

Aku semu, aku dungu.

Hasil gambar untuk mencintai dalam diam quotes
cinta dalam diam


Kamu adalah orang yang selalu aku tunggu untuk hadir di mimpiku. Ya, hanya di mimpi ku. Karena untuk berharap kau hadir di dunia nyataku, itu hanya impian ku. Kau terlalu semu, aku bahkan tak menemukan cara untuk membuatmu hadir nyata seperti perasaan ku. Namun, apakah perasaan ku benar benar nyata? Dimana hanya aku yang menyimpan nya dan bahkan kau tak mengetahui rasa ini sedikit saja. Aku seperti orang bodoh yang berteriak dalam ruangan kosong, sekuat apapun aku berteriak, kau tak akan bisa mendengarnya. Karena aku pun ragu, jika kau mendengarnya apa kau mampu memahaminya? Jika kau mendengar tanpa memahami, maka diam ku lah yang lebih baik.
Mungkin kau bukan orang jahat karena tak membalas perasaanku,
hanya saja aku yang terlalu bisu hingga kau tak sadari keberadaanku.
Bertahun-tahun aku hadir selalu, apa masih juga tak terlihat dimatamu?
Dia yang jauh darimu, yang jarang kau lihat dengan mata kepalamu, mampu menembus hatimu.
Aku yang dekat denganmu, yang selalu kau lihat didepan matamu, bahkan tak mampu untuk menyadarkanmu.
Mungkin aku yang terlalu semu, bukan kamu.
Mungkin aku yang terlalu dungu, bukan salahmu.
Pergilah.... dan berbahagialah dengan nya.
Karena bahagia mu dengan nya sudah cukup membayar rasa sakit ku selama ini.
Namun jika suatu saat nanti dia pergi, lihatlah kembali.
Aku masih ditempat yang sama, menunggu mu kembali dengan air mata.
Biarlah dia menjadi penyebabnya, dan ku pastikan aku yang akan menghapusnya.

Hasil gambar untuk mencintai dalam diam quotes
Hasil gambar untuk mencintai dalam diam quotes

Jumat, 13 Februari 2015

Untuk Kau Yang Disana

Wajah rupawan yang tak lekang dari ingatan.
Bahkan aku hafal cara lengkungan bibirnya menghadirkan senyuman.
Tatapan yang tak pernah tertuju ke depan, tetapi.... selalu menyita perhatian.
Ketika hari senin hari yang dibenci orang-orang, aku malah selalu menunggu hari itu datang.
Kau tau mengapa? Karena ketika senin itu tiba, aku mampu menatapmu lebih lama..
Menatap tiap sudut wajahmu yang bagiku sempurna.
Ketawa kecil yang mengindahkan hari ku, memberikan semangat kecil untuk menjalankan aktivitasku.
Apakah kau tau?
Belum pernah kutemukan sebelumnya, orang yang mampu membuatku berani menatap matanya.
Tapi ketika ku melihatmu, aku malah tak ingin mengakhirinya.
Aku selalu berharap, aku dapat menghentikan waktu ketika aku berada didekatmu. Agar waktu tidak berlalu dan aku mampu untuk terus menatapmu.
Aku selalu berharap, aku dapat membuat seluruh tubuh membeku kecuali aku.
Biar aku mampu menyentuh, atau melihatmu tanpa sepengetahuanmu.
Kau tau?
Kau begitu sempurna,
Kau punya segala pesona yang aku damba,
Membuat duniaku menjadi penuh warna,
Dan kau berhasil memberi cahaya untuk menerangi jiwaku yang tak berdaya..

Senin, 12 Januari 2015

Pengecut Yang Mencintaimu Dengan Penuh Rasa Takut

Beratus diksi dengan sejuta imajinasi, yang tertuang dalam nota tanpa sepengetahuanmu ini.
Aku menumpahkan beberapa perasaan dari jutaan yang telah ku pendam,
Menahan isi hati yang telah lama ku redam..
Dari sudut hati hingga kini semua nya kau kuasai,
Seakan hati telah begitu bodoh untuk menyayangi tanpa pernah memiliki.
Kau bagian dari mimpi-mimpi indah, yang hadir tanpa ku minta.
Kau seperti anugerah, yang memberi kehidupanku warna-warna indah.
Kau sedenting melodi, yang  selalu menyentuh hati.
Apakah kau pernah menduga?
Ada orang yang selalu mencintaimu tanpa kau minta.
Ada orang yang selalu merindukan mu tanpa sepengetahuanmu.
Ada orang yang merasa 'cukup' hanya dengan melihatmu dari jauh.
Dan akulah orang nya.
Seseorang dengan sejuta rasa suka, ratusan rasa ingin tahu-nya, dan sedikit rasa egois untuk memilikimu yang di iringi rasa-sadar-diri-nya.

Kamis, 08 Januari 2015

-aku sadar diri untuk memiliki-

Ada sepercik kepedihan yang selalu datang secara tiba-tiba tanpa diundang kedatangan nya.
Entah sampai kapan aku terlalu mudah untuk jatuh cinta.
Entah sampai kapan aku terlalu mudah untuk percaya.
Entah sampai kapan aku bisa mengontrol diriku untuk memiliki batas dalam mencintainya.
Entahlah, bahkan aku pun sudah lelah untuk selalu bertengkar dengan hati dan logika.
Hati selalu berkata: "jangan menyerah, masih ada harapan untuk kau bersamanya"
Hati selalu menyangka, cinta akan pulang ke tempat ternyaman nya dengan penungguan dan harapan yang lama.
Tapi logika selalu berkata: "jangan terlalu bodoh untuk menunggu sesuatu yang tidak pasti. Kelak kau kan tetap sendiri, bersama rasa sakit yang hanya bisa kau nikmati sendiri."
Logika selalu menyangka, cinta akan pulang dengan sendirinya tanpa usaha, karena jika ia mencintai kita, ia yang akan mengejar kita..
Hal yang sulit dipilih bukan?
Jika memilih mengikuti kata hati, resikonya adalah tersakiti oleh harapan yang tak pasti.
Namun jika kita memilih mengikuti kata logika, tidak akan ada luka. Karena kalaupun ia tak datang untuk mengejar kita, setidaknya tidak ada hati yang terjebak dalam masa lalu yang pernah ada.
 
My daily Blogger Template by Ipietoon Blogger Template